Home » » TUJUH DOSA SOSIAL MENURUT GANDHI

TUJUH DOSA SOSIAL MENURUT GANDHI

Written By Budi Irawan on Kamis, 26 Mei 2016 | 05.02.00









Tujuh Dosa Sosial yang dikenalkan Mohandas Karamchand Gandhi

1.Kekayaan tanpa kerja
Korupsi seperti menyelundupkan gula, rekening gendut Polisi, nerima dana talangan Bank Century, naikkin uang tiket final bola setelah antusias masyarakat tinggi untuk menonton, ngegelapin pajak dan segala bentuk tindak kejahatan yang tidak memerlukan kejujuran dan mempermiskin rakyat banyak.

2.Kenikmatan tanpa nurani
Membakar rumah ibadah orang lain sehingga merasa dirinya benar dan menikmatinya, melarang orang beribadah, dan segala bentuk kesenangan yang mengorbankan perasaan orang lain.

3.Ilmu tanpa kemanusiaan
Mempelajari disiplin akademis lalu setelah menjadi dosen ia jadi banci tampil di TV, syukur-syukur bisa menjadi pejabat negara dan salah satu pengurus partai politik.

4.Pengetahuan tanpa karakter
Mengetahui sesuatu tapi buta pada integritas pribadi dan merusak tatanan moral seperti membobol Bank, membuat trik-trik kartu ATM Palsu, hacking barang-barang yang dijual di Internet, menjadi Pemimpin agama karena pengetahuannya tapi menjual pengetahuan agamanya untuk uang dan kekuasaan. Mempelajari hukum dan detil-detilnya untuk menipu rasa keadilan.

5.Politik tanpa prinsip
Masuk ke dalam partai politik hanya demi jabatan, ketika partai politik tidak membutuhkan dia kemudian dia pindah ke partai lain, masuk ke dalam perjuangan ideologi tapi berujung hanya jadi makelar kekuasaan, membuat jaringan kekuatan di masyarakat tapi digunakan untuk memperkaya diri bukan memperjuangkan ide-idenya dimana masyarakat tumbuh sesuai idealisme yang ia impikan.

6.Bisnis tanpa moralitas
Menggelapkan pajak, iklan-iklan di TV yang melecehkan, menghancurkan saingan, menggunakan pejabat negara sebagai tangan untuk menggodam pesaing dan menyogok pejabat negara demi keuntungan bisnis.

7.Ibadah tanpa pengorbanan.
Beribadah hanya menghitung untung rugi, padahal jalan menuju Tuhan adalah keikhlasan dan kunci dari keikhlasan adalah tidak memikirkan apapun kecuali Tuhan, dan jalan menuju Tuhan adalah jalan pengorbanan bagi hati nurani untuk menjadi bersih.


Sumber : anton-djakarta.blogspot.co.id